Kehidupan menuju Dewasa mengartikan Egois dengan artian positif

Sebagian kalian mungkin sudah menebak arah atau inti tulisan ini mengarah kemana. Sebagian lagi masih mengira kok bisa Egois bisa diterjemahkan dengan artian positif, karena umumnya egois adalah suatu sifat manusia yang berkonotasi negatif. Namun sesuai dengan judul di atas, kehidupan menuju Dewasa ini juga mengajarkan bahwa "egois bisa diartikan dengan positif".


Egois atau mementingkan diri sendiri seringkali kita jumpai dalam interaksi sosial kita sehari-hari. Setiap Ego juga saya perhatikan mempunyai tingkatannya sehingga ada istilah "buset egonya tinggi banget ya" atau "keren bisa nurunin ego".

Jika egonya tinggi itulah yang biasa ketia sebut dengan egois. Di mana seseorang akan sangat terlihat mementingkan dirinya sendiri daripada yang lainnya.

Namun ternyata dalam kehidupan menuju Dewasa ini, saya menemukan frasa egois mempunyai arti lain.  Bukan diartikan negatif tapi malah berkonotasi positif. Egois menjadi baik ketika dikeluarkan untuk kepentingan dalam hal ini kebaikan bagi diri sendiri. Kita sama-sama tahu bahwa kehidupan Dewasa mempunyai waktu yang sangat padat, banyak urusan, sibuk sana-sini. Diperlukan ego untuk menentukan skala prioritas untuk kebaikan diri sendiri yang sudah tidak efektif lagi melakukan banyak urusan.

Ego penting sekali agar diri kita mengetahui batas diri bahwa waktu dan tenaga kita terbatas. Jika kita meladeni semua hal atau banyak urusan maka yang terjadi kita akan sibuk sekali tapi tidak efektif, karena yang seharusnya menjadi prioritas tidak terlaksana secara maksimal, karena energi dan waktu kita masih terforsir terbagi ke banyak hal yang sebenarnya bisa kita tinggalkan.

Egois harus kita arahkan untuk urusan yang benar-benar penting bagi kehidupan kita. Waktu dan tenaga kita prioritaskan untuk diri sendiri entah itu pekerjaan, kesehatan, pendidikan, dan tentu kita bagi juga untuk keluarga kerabat-kerabat kita. Ego Dewasa ini tetap ada hal yang akan kita korbankan, pasti ada yang dirugikan. Yang jelas, ego kita tetap dengan catatan skala prioritas. 

Comments

Popular Posts