Mengingat dan mendoakan
Begitulah kurang lebihnya wejangan yang diberikan mbah kaum setelah kami melaksanakan sholat jenazah. Saya setuju dengan yang ia katakan. Adam, atau orang yang telah meninggal hanya butuh doa dari kita yang masih hidup. Tidak ada yang lainnya.
Hal-hal diluar doa adalah bentuk ritual yang ada dan ekspresi kesedihan yang kita rasakan.
Mendoakan bisa kapan saja. Namun saat hari-h pemakaman maka ada kesempatan untuk mendoakan dengan cara istimewa yang hanya bisa dilakukan ketika jenazah itu masih disemayamkan. Sholat jenazah.
Itulah yang mereka butuhkan dan kita butuhkan ketika kita telah tiada. Bahagia sekali ketika di hari pemakaman kita, mereka tidak hanya datang mengantar kita keperistirahatan terakhir namun juga turut mensholatkan kita. Mereka tau yang kita butuhkan, mereka menemani kita dengan doa-doa yang mereka lafalkan.
Mengingat kita dan mendoakan kita.

Comments
Post a Comment